Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kutai Kartanegara saat ini tengah melakukan verifikasi serta Validasi terhadap data jumlah pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang masih aktif berusaha.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembaharuan data sesuai dengan instruksi yang disampaikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri yang meminta seluruh pejabat di lingkungan pemerintah harus mengetahui data di bidangnya masing-masing.

“Sekarang ini bapak bupati meminta kami punya data. Karena saya dulu sempat di Dinsos menangani data kemiskinan, jadi langkah pertama saya yakni menanyakan dan melakukan pendataan,” ujar Kabid PUM DiskopUKM Kukar, Santi Effendi, Sabtu (14/2/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun sementara, tercatat seluruh pelaku UMKM di Kukar berjumlah 40.745. Namun tidak semuanya dinyatakan masih aktif berjualan, mengingat terdapat sejumlah pelaku UMKM yang bersifat musiman, terutama saat momentum Ramadan dan agenda penting lainnya.

Maka dari itu, DiskopUKM Kukar menurunkan sejumlah personel untuk melakukan verifikasi serta validasi terhadap status keaktifan para pelaku UMKM.

“Verifikasi ini penting karena dari 40 ribu pelaku UMKM itu, tidak semuanya aktif berjualan setiap hari. Ada yang musiman, seperti saat Ramadan maupun Erau, jadi kami ingin memastikan mana saja yang benar-benar aktif,” jelasnya.

Kini jumlah pelaku UMKM yang dinyatakan masih aktif berjualan sekitar seribu dan DiskopUKM Kukar saat ini terus melakukan proses verifikasi serta validasi data.

Santi menyatakan pihaknya belum bisa memastikan kapan proses verifikasi dan validasi data jumlah pelaku UMKM tersebut selesai karena upaya pendataan membutuhkan dana yang cukup besar, terutama dari segi operasional lapangan.

“Jadi tim lapangan itu nanti akan menginput data pelaku UMKM secara real-time ke sistem. Tapi kita juga perlu realistis karena proses pendataan ini berkaitan dengan kemampuan anggaran dan biaya operasional, mengingat wilayah Kukar sangat luas,” ungkap Santi.

Meski dihadapkan dengan keterbatasan anggaran, DiskopUKM Kukar akan tetap berupaya menyelesaikan proses verifikasi dan validasi data jumlah pelaku UMKM secara bertahap.

KEMENKOMINFO RI